Tentang Indah Jiwandono

Halo! Gue Indah.
Akun Indah Jiwandono ini gue buat untuk siapa saja yang mau belajar membangun brand.
Visi utama gue, adalah membuat siapa saja lebih paham tentang brand dan tau cara memanfaatkan pemahamannya.
Misi gue dengan mengajarkan materi yang gue buat ini seluasnya ke masyarakat.


Sekilas tentang gue
Gue kuliah jurusan komunikasi periklanan di London School of Public Relation, lulus tahun 2013. Sayangnya, jurusan ini sudah nggak ada di kampus gue. Lulusan ini, idealnya bekerja di agency periklanan.
Tapi, hidup nggak selalu ideal, kan?
2013, gue diajak membangun brand bersama partner, Ajie Jiwandono. Dia yang nantinya melakukan pemasaran melalui digital marketing.
Modal awal gue membangun brand minim sekali. Nggak lebih dari 500 ribu rupiah. Ya, gue dan partner memulai hubungan dengan finansial sebokek itu. Penjualan di tahun pertama, gue lakukan secara organik melalui KasKus.

Saat responnya semakin bagus dan modal gue bertambah, baru lah menggunakan digital marketing.

Tapi satu yang gue pahami akhirnya : semakin minim modal, maka kita harus semakin dalam belajar.
Dengan sikap seperti itu, baru bisa memungkinkan untuk membangun brand yang bisa berkelanjutan, dan tentunya menguntungkan.
Skill yang gue miliki dari bangku kuliah, sangat membantu gue memangkas banyak biaya. Karena gue bisa mengerjakannya hal teknis sendiri.
Mulai dari yang berhubungan dengan desain, fotografi, copywriting, gue kerjakan sendiri. Jadi seolah ada departement agency creative di dalam diri gue.

Tapi hal-hal teknis seperti ini akan jarang atau sedikit gue bahas di akun ini, meskipun gue memiliki dasar ilmunya dan sudah terbukti berdampak ke brand gue.
Sebab gue juga sadar, hal strategic lah yang akan menentukan bagaimana brand itu berjalan. Jadi kalau gue lihat perjalanan gue ke belakang, hal teknis yang gue lakukan di awal nggak langsung bagus, kok. Sekedar cukup. Tapi strateginya sudah tepat.

Makanya dijalankan pun jadi enak, dan diperbagus pun jadi bisa lebih berdampak. Itu sebab, hal strategis yang paling menarik perhatian gue. Dan ini lah yang akhirnya gue perdalam.


Pengalaman membangun brand lain
Gue juga mulai menangani strategi brand dari circle terdekat dulu. Mulai dari brand saudari kandung gue, dan brand sahabat yang memang gue sudah kenal lama. Baru kemudian brand dari teman di komunitas. Lalu berlanjut, mulai dengan brand luar yang mempercayakan gue.

Gue juga akhirnya masuk ke dalam aneka kategori brand. Mulai dari Kuliner, fashion, skincare, layanan kecantikan, produk herbal, kesehatan, home decore dan banyak lainnya.
Strategi brand
Strategi brand, sifatnya rahasia. Dan jangan tanya hubungannya dengan penjualan. Strategi brand yang jitu, sangat mempengaruhi penjualan. Gue sudah cukup banyak menangani brand yang awalnya modalnya ‘ngepas’, sampai bernilai jadi puluhan juta perbulan, ratusan bahkan milyaran.
Bagaimana itu mungkin?
Karena sekarang era sudah berubah. Era digital sekarang sangat memihak bagi orang yang bermodal minim tapi mau membangun brand. Karena saat memasarkan anggaran bisa disesuaikan dan target audiensnya bisa lebih rinci akhirnya semua bisa diukur. Kemudian keuntungan dari penjualan digulung kembali.
Bahkan tanpa iklan berbayar pun, pemilik brand yang paham mengoptimalisasi media sosial yang dimiliki, bisa menjangkau audiensnya dengan luas.

Beda dengan jaman dulu yang harus punya modal besar dari awal kalau mau membangun brand.


Jarang cerita tentang brand sendiri
Gue memilih untuk nggak banyak menceritakan brand gue sendiri. Karena akun ini bukan tentang jurnaling perjalanan gue dan brand gue. Tapi mungkin, di lain kesempatan gue cerita.

Saat ini, gue juga membangun brand lain sambil terus berbagi seputar belajar membangun brand.


Social Media
Dilarang
Hak cipta dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi konten yang ada di website ini tanpa izin tertulis dari Indah Jiwandono
dibuat denganberdu
@2024 indahjiwandono Inc.